MERANCANG DAN MEMBUAT AUTOMATA (bagian IV)

GEARS

CARA KERJA GEARS

Gears, dalam berbagai hal, memiliki banyak kegunaan dan amat membantu dalam menciptakan gerakan sebagai pengendali kecepatan. Jumlah gigi pada masing-masing rodagigi mempengaruhi aksi pada rodagigi yang terkait atau menyatu dengannya. Rodagigi yang memiiki putaran dinamakan input gear, dan rodagigi yang mendapatkan pengaruhnya disebut output gear. Gears dengan jumlah gigi berbeda mengubah kecepatan antara input gear dengan output gear. Kondisi seperti ini dinamakan Rasio Gear.

Gears juga mengubah arah rotasi. Contoh di atas roda gear A berputar searah jarum jam, tapi pada saat berputar, ternyata roda gear B berputar ke arah sebaliknya.

MENGHITUNG RASIO

Jika Gear Input (A) memiliki 10 gigi dan Gear Output 30 gigi, maka rasionya adalah 3:1.


Cukup dengan membagi jumlah gigi gear output dengan jumlah gigi input untuk mengetahui rasio perputaran gear. Dalam contoh di atas, untuk setiap revolusi penuh dari gear input menghasilkan 1/3 putaran untuk gear output.

Dengan kata lain, untuk mendapatkan satu putaran gear B diperlukan 3 kali putaran gear A. Ini berarti Anda memperlambat aksi yang dalam istilah engineering disebut dengan “Stepping Down“. Meski dengan kecepatan rendah, kondisi ini dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar. Jika diterapkan untuk Automata atau pada sebuah mesin, hal ini berpengaruh cukup besar dalam memperlancar kerja mekanismenya.

Jika B adalah gear input dan A sebagai Gear output, maka hasilnya merupakan kebalikannya dan disebut dengan istilah “Step Up“. Artinya, setiap satu putaran gear A akan membuat gear B berputar sebanyak 3 kali putaran dan menghasilkan rasio sebesar 1:3.  Proses menghasilkan tenaga mekanis lebih kecil. Anda harus berhati-hati untuk menerapkan proses ini karena bisa menimbulkan kemacetan pada penanganan mekanisme automata Anda. Bagaimanapun, proses ini berguna jika Anda menginginkan gerakan lebih cepat untuk beberapa komponen dalam rancangan Automata Anda.

Topik terkait: Cams, Cranks, Gears, Ratchets, Pulleys

Iklan

5 responses to “MERANCANG DAN MEMBUAT AUTOMATA (bagian IV)

  1. Ping-balik: MERANCANG DAN MEMBUAT AUTOMATA (bagian II) | TurtlEmotion Multimedia

  2. Ping-balik: MERANCANG DAN MEMBUAT AUTOMATA (bagian III) | TurtlEmotion Multimedia

  3. Ping-balik: MERANCANG DAN MEMBUAT AUTOMATA (bagian I) | TurtlEmotion Multimedia

  4. Ping-balik: MERANCANG DAN MEMBUAT AUTOMATA (bagian V) | TurtlEmotion Multimedia

  5. Ping-balik: MERANCANG DAN MEMBUAT AUTOMATA (bagian VI) | TurtlEmotion Multimedia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s